Film komedi Natal terbaru Netflix, Man vs Baby (2025), kembali menghadirkan karakter ikonik ciptaan Rowan Atkinson, Trevor Bingley, dalam situasi yang lebih kacau, lebih hangat, dan lebih menyentuh daripada musim sebelumnya. Setelah tiga tahun tanpa kabar bahwa waralaba ini akan lanjut, kehadiran film ini terasa seperti kejutan kecil natal yang benar-benar tidak terduga.
Sinopsis Singkat Man vs Baby (2025)
Trevor kini bukan lagi penjaga rumah mewah. Ia bekerja sebagai petugas kebersihan dan tukang serba bisa di sebuah sekolah dasar.
Hidupnya tidak ideal: ia kekurangan uang, keluarganya sudah punya kehidupan masing-masing, dan kemungkinan besar ia akan menghabiskan Natal sendirian. Masalah makin menjadi ketika sekolah memutuskan untuk memberhentikannya tepat sebelum libur panjang.
Di tengah hidup yang makin rumit, Trevor tiba-tiba mendapat tawaran untuk kembali menjadi penjaga rumah, kali ini di sebuah penthouse super mewah milik keluarga oligark. Ia sebenarnya enggan, tetapi situasi memaksa.
Namun sebelum ia berangkat, Trevor malah harus membawa seorang bayi yang sebelumnya tampil sebagai Baby Jesus dalam drama Natal sekolah. Bayi itu diberikan kepadanya secara mendadak dan tidak ada satu pun pihak berwenang yang bisa mengambil alih, apalagi saat masuk musim liburan.
Sejak saat itu, kekacauan pun dimulai. Trevor harus menjaga rumah miliaran pound sambil mengurus bayi yang larinya seperti mainan gigi-klotok yang tak pernah kehabisan baterai. Ia mencoba menyerahkan bayi itu beberapa kali, tetapi selalu gagal.
Masalah demi masalah muncul, mulai dari kerusakan kecil yang berubah besar, salah paham dengan penghuni gedung, hingga situasi-situasi nyaris mustahil yang hanya bisa terjadi pada Trevor Bingley.
Di antara kekacauan itu, bayi tersebut ternyata menjadi teman tak terduga yang membuat Trevor menyadari betapa kosongnya hidupnya selama ini.
Secara tidak langsung, film ini menunjukkan bahwa tidak semua kekacauan adalah bencana; beberapa di antaranya justru membawa perubahan baik.
Penjelasan Ending Man vs Baby: Happy atau Sad?
Final film ini cenderung mengarah ke happy ending. Setelah berhari-hari bergulat dengan pekerjaan rumah dan tingkah si bayi, Trevor justru menemukan kembali kepercayaan dirinya.
Kerusakan dan drama yang ia ciptakan ternyata tidak berakhir seburuk yang ia bayangkan. Meskipun ia sempat berada di ambang kehilangan pekerjaan sebelum resmi diterima, sikap tulus dan dedikasinya membuat keluarga pemilik penthouse melihat adanya nilai dalam diri Trevor.
Yang paling menyentuh adalah bagaimana hubungan Trevor dengan bayi tersebut berubah. Awalnya ia ingin cepat-cepat menyerahkannya, namun di akhir cerita, Trevor mengalami momen reflektif ketika ia menyadari bahwa kehadiran bayi itu membuat hidupnya terasa berarti lagi. Baby Jesus bukan hanya sumber kekacauan, tetapi juga cermin bahwa Trevor selama ini hidup tanpa arah.
Mengakhiri film dengan nuansa hangat khas Natal, Trevor akhirnya tidak sendirian seperti yang ia takutkan. Ia mendapatkan pekerjaan kembali, mendapat pengakuan atas usahanya, dan menemukan koneksi emosional baru yang membuat masa depannya terasa tidak sesuram sebelumnya.
Happy ending-nya memang sederhana, tetapi sesuai dengan tone komedi klasik Rowan Atkinson yang selalu menyuguhkan kekacauan dengan hati.
Reaksi Penonton dan Komentar Fans
Mayoritas penonton menilai bahwa Man vs Baby lebih rapi, lebih fokus, dan lebih menyenangkan daripada Man vs Bee.
Banyak yang memuji Rowan Atkinson yang tetap tampil prima dengan gaya slapstick khasnya. Beberapa komentar yang mengemuka di forum online antara lain
- Penonton menyukai pacing yang lebih cepat dan struktur cerita yang lebih rapat.
- Banyak yang bilang momen elevator menjadi running gag terbaik di seluruh film.
- Baby Jesus dianggap lebih lucu dan lebih menggemaskan dibandingkan si lebah di musim sebelumnya.
- Ada yang merasa masalah Trevor masih terlalu ekstrem, tetapi tetap dapat diterima karena film ini memang genre komedi absurd.
Yang paling menarik, banyak fans berkata bahwa mereka ingin Part 2 atau lanjutan cerita, terutama setelah melihat bagaimana hubungan Trevor dengan bayi itu berkembang.
Apakah Akan Ada Man vs Baby Part 2? Prediksi Sequel Berdasarkan Ending
Walaupun Netflix belum memberikan pengumuman resmi, keinginan fans cukup besar. Berdasarkan ending yang terbuka dan nuansa hubungan Trevor–Baby Jesus yang makin solid, ada beberapa kemungkinan plot untuk Man vs Baby 2 jika rilis, misalnya pada 2027.
Prediksi jalan cerita Part 2
- Trevor mungkin harus mengurus bayi itu lagi, kali ini dalam situasi yang lebih besar, seperti perjalanan internasional atau tugas rumah yang jauh lebih rumit.
- Baby Jesus bisa tumbuh menjadi balita super aktif yang membuat kekacauan dua kali lipat dari sebelumnya.
- Trevor mungkin mendapat peran sebagai pengasuh sementara untuk alasan yang lebih emosional atau personal dari pihak keluarga bayi.
- Drama keluarga oligark dapat menjadi latar baru, misalnya konflik warisan atau masalah keamanan.
- Struktur komedinya bisa berkembang, tidak hanya slapstick, tetapi juga dinamika “keluarga dadakan” antara Trevor dan sang anak.
Dengan potensi narasi ini, fans percaya bahwa Man vs Baby Part 2 dapat menjadi proyek Natal Netflix selanjutnya.
Review Singkat
Film ini terasa lebih segar daripada Man vs Bee. Ceritanya lebih padat, komedinya lebih terkontrol, dan ada lapisan emosional yang membuat penonton benar-benar peduli pada Trevor.
Rowan Atkinson kembali membuktikan bahwa ia masih menjadi raja komedi fisik yang tak terkalahkan. Walaupun beberapa adegannya agak berlebihan, film ini tetap menyenangkan, ringan, dan cocok untuk tontonan keluarga.
Cara Menonton Man vs Baby di Netflix
Film Man vs Baby (2025) dapat ditonton langsung melalui aplikasi atau situs Netflix. Cukup cari judul Man vs Baby di kolom pencarian dan pastikan akun Anda aktif. Film ini tersedia secara global sebagai salah satu tayangan spesial Natal Netflix tahun ini.